Hi, I’m ordinary people with eye glass.
I have hepatitis B by accident off course. The way I got food on public restaurant is the primary suspect how I got this virus.
Doctor consider me as a healthy man for current time being, cause this virus wont go, they just get week. Thats why its important for me to keep healthy as good as I can in order to make the virus week, forever.
Wish me luck.
hi, saya juga pernah kena hepatitis, mulai dari hep-A tahun 92, kemudian tahun 2000-an yang saya curiga disebabkan karena saya rutin menjadi donor darah. Yang kedua kalinya dicurigai hepatitis B.
Tahun 2004 saya coba cek up ulang, dan hasilnya memang masih ada positif hep-B. saat itu saya memang mudah lelah, mudah sakit2an, kalau lelah, rasanya bangun dari tempat tidur pun sudah lemas luar biasa.
Tahun 2004-2007 saya perbaiki pola hidup saya, termasuk diantaranya makan macam2 obat alternatif, seperti VCO, sari mengkudu, dll, entah apa aja obatnya saya coba minum. Eh, ternyata tahun 2007 pertengahan, saya cek up lagi dan konon hepatitis saya sudah sembuh (sudah negatif), langsung saya ambil vaksin imunisasinya yang ditawarkan oleh dokter.
Pertanyaan saya…., apa sih hepatitis B itu? jika proses Bapak sampai perlu transplantasi segala, lalu kenapa kalau kasus saya koq rasanya masih … ” kecil…”
lalu apakah benar hepatitis itu tidak akah hilang?
maaf, saya sering kutip tulisan dari buku anda (DI)
dan saya pernah posting tanpa ijin anda..
sekali lagi mohon maaf
tapi cerita anda sangat inspiratif
Selamat siang Mas.
Setelah melakukan CT Scan, Ibu saya divonis dokter menderita Kanker Hati, hati sebelah kanan sudah kena 68%.
Sebelumnya dokter 1 memvonis Hepatitis B setelah cek darah di lab, dan dokter ke 2 juga mengatakan hal yg sama, hepatitis B setelah melakukan USG dan cek darah di lab.
Adakah cara yang hemat agar ibu saya bisa disembuhkan dari penyakit kanker hati ini.
Mungkin ada yang bisa sharing pengalaman.
Terimakasih banyak atas saran dan perhatiannya. Gbu
Dear Sir,
We are happy that you have tried our product De Mujarab Jelly Gamat.
We accidentantly saw your posting which is obviously nearly 2 years. However we appreciate to get some feedback from the products, Thank you
Aku baru nikah sebulan yg lalu..dan kini dya jd suami aku…tahun 2006 beliau terkena sirosis…dan aku diceritakan keluarganya bahwa gejalanya tdk jauh dengan isi artikel di atas…beliau sempat muntah darah, dan kata mertuaku HB nya sampai pernah 3,5 dan di bawa ke RS..ukuran segitu ga mungkin org mampu bertahan untuk hidup…
Suamiku berganti2 pindah RS…n akhirnya beliau cocok dengan dokter yang ada dibandung..limfanya sampai membengkak, berat badannya turun mjd 42 kg dengan tinggi krg lebih 170cm..karena kondisinya kritis, dokter menyarankan agar limfanya diangkat…akhirnya hal itu dilakukan..
Alhamdulillah…dokter bilang bahwa hidupnya adalah keajaiban,karena diantara semua penderita kebanyakan yang gagal.
Setelah proses operasi, suamiku dianjurkan untuk medical checkup setiap 4 bulan…terakhir bulan april 2007… hingga saat ini beliau belum pernah checkup kembali…ketika aku baca artikel ini..aku jadi khawatir..karena penyakit ini sepertinya tidak terasa…
ketika sebelum nikah aku pernah liat beliau lemes banget mungkin karena kecapean keluar kota…dya tiba2 ga bisa bicara, dia bilang minta air hangat dicampur gula sampai manis sekali…kalo tidak ada itu dia minta madu…aku tak tau bahayanya penyakit ini…ternyata ketika aku baca..Ya Allah….ternyata penyakit ini berbahaya n jangan dianggap sepele…
terkadang kalo beliau kecapean atau telat makan, mualnya kambuh, perut terasa kembung.dia sedikit bandel dengan penyakitnya, hingga kini masih saja sempat merokok..vitamin yg diminumnya banyak sekali dan itu harus diminum rutin 3x sehari setiap hari….entah sampai kapan…mungkin kalau aku merasakan jd beliau…beliau merasa bosan dengan hal itu semua…
Namun kulihat dya…semangat hidupnya tinggi…beliau orang yang livernya pernah sakit namun sangat besar hati,jarang mengeluh dengan penyakitnya…terkadang aku pribadi sempat prihatin dengan berat badannya, walau sekarang sudah mencapai 56 kg..tapi tetap saja beliau masih kurus..namun aku melihat semangat hidup, semangat bekerja, punya jiwa menolong ke rekan2nya…yang terkadang kondisi dia pun seperti tak pernah diperhatikan demi menolong orang..
Setelah membaca ini aku ingin segera menganjurkan beliau untuk medical checkup lagi ke lab di bandung..karena sudah 2 tahun beliau absen checkup…semoga beliau tidak apa2…
Sirosis,,,,spechless deh!!!
yah semua penyakit datang dari diri kita…dan penyembuhnya ada di dalam diri kita pribadi…
Alhamdulillah, Allah masih memberinya kesempatan hidup…mungkin sifat positif itu muncul setelah beliau menghadapi pengalamaan sakit sirosis beberapa tahun yang lalu..-dan aku mencintai dia…semoga karena Allah-
Yang sedang menghadapinya, bahkan keluarga atau kerabatnya…semoga diberikan kekuatan ya…dan semoga tidak mengeluh dan menyesal atas apa yang dihadirkan Tuhan…karena semua itu tanda Tuhan menyayangi kita walau menurut pandangan kita hal itu menyenangkan untuk kita hadapi…
SEMANGAT!!!