<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Living With Hepatitis</title>
	<atom:link href="http://b3d70.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://b3d70.wordpress.com</link>
	<description>carry, and live with it, forever</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Nov 2009 08:51:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Kang Bedjo by natya</title>
		<link>http://b3d70.wordpress.com/about/#comment-548</link>
		<dc:creator>natya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 08:51:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-548</guid>
		<description>SEMANGAT!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SEMANGAT!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sirosis Hati by hadi</title>
		<link>http://b3d70.wordpress.com/2007/07/31/sirosis-hati/#comment-547</link>
		<dc:creator>hadi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 20:09:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://b3d70.wordpress.com/2007/07/31/sirosis-hati/#comment-547</guid>
		<description>untuk teman-teman yang anggota keluarganya menderita sirosis kita semua harus bersabar. saat saya posting disisni Ibu saya juga terkena penyakit ini, harapan saya sirna ketika dokter mengatakan &quot;ibu anda terkena hepatoma, jadi sebaiknya rawat dirumah saja, kalo dibawa kejakarta juga percuma&quot;. 

Secercah harapan datang ketika istri saya memberitahukan bahwa tetangganya dulu juga ada yang pernah kena penyakit tersebut sekitar 17th yg lalu, kini sudah sehat walafiat. Singkat cerita kami menanyakan informasi dan resep obat yang dipakai oleh sipenderita tersebut. 

Dari cerita Pak Marsudi (mantan penderita) dia dulu divonis dokter stadium 3, sudah sampai muntah darah. Setelah dia minum ramuan selama kurang lebih 4 hari, hasil SGPT dan SGOTnya normal dan dokterpun heran. Hingga kini saya masih mencoba resep tersebut. 

tetapi berkali-kali Pak Marsudi mengingatkan bahwa yang terutama adalah istirahat total (kalo menurut saya jangan suruh pasien duduk/berdiri jadi total terbaring di tempat tidur untuk makan, minum dan buang air gunakan pispot)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk teman-teman yang anggota keluarganya menderita sirosis kita semua harus bersabar. saat saya posting disisni Ibu saya juga terkena penyakit ini, harapan saya sirna ketika dokter mengatakan &#8220;ibu anda terkena hepatoma, jadi sebaiknya rawat dirumah saja, kalo dibawa kejakarta juga percuma&#8221;. </p>
<p>Secercah harapan datang ketika istri saya memberitahukan bahwa tetangganya dulu juga ada yang pernah kena penyakit tersebut sekitar 17th yg lalu, kini sudah sehat walafiat. Singkat cerita kami menanyakan informasi dan resep obat yang dipakai oleh sipenderita tersebut. </p>
<p>Dari cerita Pak Marsudi (mantan penderita) dia dulu divonis dokter stadium 3, sudah sampai muntah darah. Setelah dia minum ramuan selama kurang lebih 4 hari, hasil SGPT dan SGOTnya normal dan dokterpun heran. Hingga kini saya masih mencoba resep tersebut. </p>
<p>tetapi berkali-kali Pak Marsudi mengingatkan bahwa yang terutama adalah istirahat total (kalo menurut saya jangan suruh pasien duduk/berdiri jadi total terbaring di tempat tidur untuk makan, minum dan buang air gunakan pispot)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Memperingan kerja Lever by cundalex</title>
		<link>http://b3d70.wordpress.com/2006/04/07/memperingan-kerja-lever/#comment-546</link>
		<dc:creator>cundalex</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 15:30:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://b3d70.wordpress.com/2006/04/07/memperingan-kerja-lever/#comment-546</guid>
		<description>begini Saya mau mengatakan,,bahwa Ayah saya mengidap penyakit Lever,,Mencret Darah,,Dan Diabetes MiliTus,,
tu lah penyakit yg d Derita oleh Ayah saya,,
Saya mohon bantuan Dari Saudara/saudari unTuk mau Membrikan saran apa Obat yg dapat menyembuhkan penyakit Ayah saya itu???????
dan apakah penyakit ayah saya itu dapat di Sembuhkan????

Mohon doanya ya agar ayah saya cepat sembuh..
Trimakasih......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>begini Saya mau mengatakan,,bahwa Ayah saya mengidap penyakit Lever,,Mencret Darah,,Dan Diabetes MiliTus,,<br />
tu lah penyakit yg d Derita oleh Ayah saya,,<br />
Saya mohon bantuan Dari Saudara/saudari unTuk mau Membrikan saran apa Obat yg dapat menyembuhkan penyakit Ayah saya itu???????<br />
dan apakah penyakit ayah saya itu dapat di Sembuhkan????</p>
<p>Mohon doanya ya agar ayah saya cepat sembuh..<br />
Trimakasih&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Virus Hepatitis dan Pemeriksaan Gejalanya by ria</title>
		<link>http://b3d70.wordpress.com/2006/03/15/virus-hepatitis-dan-pemeriksaan-gejalanya/#comment-545</link>
		<dc:creator>ria</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 06:20:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://b3d70.wordpress.com/2006/03/15//#comment-545</guid>
		<description>Kisah saya hampir sama dengan mbak maya. tapi saya baru tahu kalo saya mengidap penyakit itu 1 minggu sebelum saya melahirkan. sempat sedih dan takut. akhir oktober kemarin anak kedua saya lahir dan langsung diberi imunisasi hepatitis dini. saya hanya bisa berharap bayi yang baru saya lahirkan itu tidak akan mengidap penyakit yang sama seperti ibunya. saat ini saya tetap berusaha memberikan asi ekslusif buat anak saya. saya menginginkan pengobatan trandisional/ herbal yang bisa saya racik sendiri. 
mohon informasi jika ada yang tahu resepnya. sama seperti yang lainnya, saya juga ingin sembuh demi suami dan anak2 saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah saya hampir sama dengan mbak maya. tapi saya baru tahu kalo saya mengidap penyakit itu 1 minggu sebelum saya melahirkan. sempat sedih dan takut. akhir oktober kemarin anak kedua saya lahir dan langsung diberi imunisasi hepatitis dini. saya hanya bisa berharap bayi yang baru saya lahirkan itu tidak akan mengidap penyakit yang sama seperti ibunya. saat ini saya tetap berusaha memberikan asi ekslusif buat anak saya. saya menginginkan pengobatan trandisional/ herbal yang bisa saya racik sendiri.<br />
mohon informasi jika ada yang tahu resepnya. sama seperti yang lainnya, saya juga ingin sembuh demi suami dan anak2 saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sirosis Hati by mhila</title>
		<link>http://b3d70.wordpress.com/2007/07/31/sirosis-hati/#comment-544</link>
		<dc:creator>mhila</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 12:45:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://b3d70.wordpress.com/2007/07/31/sirosis-hati/#comment-544</guid>
		<description>aq tdk punya pengalaman dgn keluarga yg sirosis..
mudah2an tidak akan pernah
tp hampir tiap hari aq liat penderita sirosis
aq sedih. haru dan salut kepada penderita sirosis yg mempunyai semangat hidup yg luar biasa
apalagi setelah membaca koment2 diatas

salut buat semuanya..

yg bisa aq katakan, lebih baik mencegah daripada mengobati
berdasarkan data, sirosis banyak paada pasien yg alkoholik diwaktu muda..
maka dari itu rawatlah hati qta dengan mengkonsumsi makanan n minuman yg sehat..


semoga angka mortalitas sirosis dapat menurun n dapat disembuhkan, amin ya Rabbal alamin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aq tdk punya pengalaman dgn keluarga yg sirosis..<br />
mudah2an tidak akan pernah<br />
tp hampir tiap hari aq liat penderita sirosis<br />
aq sedih. haru dan salut kepada penderita sirosis yg mempunyai semangat hidup yg luar biasa<br />
apalagi setelah membaca koment2 diatas</p>
<p>salut buat semuanya..</p>
<p>yg bisa aq katakan, lebih baik mencegah daripada mengobati<br />
berdasarkan data, sirosis banyak paada pasien yg alkoholik diwaktu muda..<br />
maka dari itu rawatlah hati qta dengan mengkonsumsi makanan n minuman yg sehat..</p>
<p>semoga angka mortalitas sirosis dapat menurun n dapat disembuhkan, amin ya Rabbal alamin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Virus Hepatitis dan Pemeriksaan Gejalanya by Maya</title>
		<link>http://b3d70.wordpress.com/2006/03/15/virus-hepatitis-dan-pemeriksaan-gejalanya/#comment-543</link>
		<dc:creator>Maya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 13:36:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://b3d70.wordpress.com/2006/03/15//#comment-543</guid>
		<description>Sejak hamil 4 bulan 1.5 tahun yg lalu saya ketahuan positif menderita hepatitis B, walaupun saya tidak tahu tepatnya sejak kapan saya menderita penyakit ini karena sebetulnya gejalanya sudah saya rasakan cukup lama. Setiap kelelahan saya drop badan saya demam, lelah, mual.
Buat saudara-saudara yg sama seperti saya mari kita sama2 saling memberi info upaya penyembuhan penyakit ini.
Karena saya pribadi ingin sembuh total dari penyakit ini demi anak &amp; keluarga yg saya cintai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak hamil 4 bulan 1.5 tahun yg lalu saya ketahuan positif menderita hepatitis B, walaupun saya tidak tahu tepatnya sejak kapan saya menderita penyakit ini karena sebetulnya gejalanya sudah saya rasakan cukup lama. Setiap kelelahan saya drop badan saya demam, lelah, mual.<br />
Buat saudara-saudara yg sama seperti saya mari kita sama2 saling memberi info upaya penyembuhan penyakit ini.<br />
Karena saya pribadi ingin sembuh total dari penyakit ini demi anak &amp; keluarga yg saya cintai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pilihan Terbaik Atasi Hepatitis by Junina</title>
		<link>http://b3d70.wordpress.com/2007/03/23/pilihan-terbaik-atasi-hepatitis/#comment-542</link>
		<dc:creator>Junina</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 12:18:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://b3d70.wordpress.com/2007/03/23/pilihan-terbaik-atasi-hepatitis/#comment-542</guid>
		<description>minyak buah merah yang asli beli dimana tolong infonya karena abang saya sudah lama sakit hepatitis c. tarimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>minyak buah merah yang asli beli dimana tolong infonya karena abang saya sudah lama sakit hepatitis c. tarimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Fungsi Hati atau Liver by Memes</title>
		<link>http://b3d70.wordpress.com/2006/03/14/fungsi-hati-atau-liver/#comment-541</link>
		<dc:creator>Memes</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 11:44:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://b3d70.wordpress.com/2006/03/14/fungsi-hati-atau-liver/#comment-541</guid>
		<description>Saya pernah merasakan sakit hepatitis. rasanya sakit sekali. walaupun sekarang umur saya masih 13 tahun, saya pernah merasakannya. beberapa hari ini saya merasakan sakit perut di sebelah kanan. apakah itu gejala liver ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pernah merasakan sakit hepatitis. rasanya sakit sekali. walaupun sekarang umur saya masih 13 tahun, saya pernah merasakannya. beberapa hari ini saya merasakan sakit perut di sebelah kanan. apakah itu gejala liver ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Sirosis Hati by Yus</title>
		<link>http://b3d70.wordpress.com/2007/07/31/sirosis-hati/#comment-540</link>
		<dc:creator>Yus</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 10:13:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://b3d70.wordpress.com/2007/07/31/sirosis-hati/#comment-540</guid>
		<description>Ayahku divonis mengidap penyakit hepatitis C dan sudah mencapai stadium sirosis. Yang sangat disesalkan kenapa diagnosanya dari dokter itu sudah sangat terlambat. Padahal hampir tiap bulan selama kurang lebih 2 th bolak-balik ke rs untuk diambil sampel darahnya. Dari analisa darah yang dilakukan didapatkan hasil HbsAg dll saya tidak ingat hasilnya selalu jauh lebih tinggi dari batas normal. Kenapa pihak medis tidak mendiagnosa bahwa itu adalah tandanya ada virus hepatitis yang pada tahap selanjutnya akan mengakibatkan terjadinya sirosis. Tetapi bagaimana pun saya tetap berterima kasih kepada pihak medis yang selama ini merawat &amp; mengobati ayahku. Sekarang kondisi ayahku sudah sangat lemah dan sering tidak sadarkan diri. Menurut perkiraan dokter usianya sudah tidak lama lagi. 
Yaa Allah berilah kekuatan kepada kami untuk menerima semua cobaan ini dengan hati yang ikhlas.
Kepada para sahabat kami mohon do&#039;a dan dukungannya untuk dapat melalui cobaan ini.
Aamiin..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ayahku divonis mengidap penyakit hepatitis C dan sudah mencapai stadium sirosis. Yang sangat disesalkan kenapa diagnosanya dari dokter itu sudah sangat terlambat. Padahal hampir tiap bulan selama kurang lebih 2 th bolak-balik ke rs untuk diambil sampel darahnya. Dari analisa darah yang dilakukan didapatkan hasil HbsAg dll saya tidak ingat hasilnya selalu jauh lebih tinggi dari batas normal. Kenapa pihak medis tidak mendiagnosa bahwa itu adalah tandanya ada virus hepatitis yang pada tahap selanjutnya akan mengakibatkan terjadinya sirosis. Tetapi bagaimana pun saya tetap berterima kasih kepada pihak medis yang selama ini merawat &amp; mengobati ayahku. Sekarang kondisi ayahku sudah sangat lemah dan sering tidak sadarkan diri. Menurut perkiraan dokter usianya sudah tidak lama lagi.<br />
Yaa Allah berilah kekuatan kepada kami untuk menerima semua cobaan ini dengan hati yang ikhlas.<br />
Kepada para sahabat kami mohon do&#8217;a dan dukungannya untuk dapat melalui cobaan ini.<br />
Aamiin..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mencegah Kanker Hati by risang</title>
		<link>http://b3d70.wordpress.com/2006/03/15/mencegah-kanker-hati/#comment-539</link>
		<dc:creator>risang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 22:54:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://b3d70.wordpress.com/2006/03/15/mencegah-kanker-hati/#comment-539</guid>
		<description>saya cuma berbagi siapa tahu jodoh...saya pasien juga hep c pula...

coba d telp ke pak erwan : 081315333013

memang agak mahal karena obat herbalnya campuran bahan tumbuhan impor dr cina....

saya mau update bahwa sgpt sgot saya mendekati normal, dari 198 dan 210 

quantitatif hcv 114 dari 234 selama 1 tahun pengobatan sama pak erwan
memang logikanya herbal gak direct langsung nyembuhin tapi perlahan....
saya masih buruk pola hidupnya sering begadang itu yang memperlambat saya untuk cepat sembuh

dan satu lagi erwan banyak dikasih hadiah2 karena pasiennya sembuh....
aku gak tau hadiahnya apa ...yang jelas aku banyak kemajuan yg tadinya cepet lemes sekarang nggak...mual enggak, dan badan fit banget....
sekali minum 4 kapsul x 3 sehari

siapa tahu berguna, gak ada salahnya ikhtiar dengan ngobrol2 dulu atau konsul, gak berobat gakpapa, untuk motivasi juga bahwa hepc bisa dirawat...walau penyembuhan jelas lama kata erwan...

ini cerita tentang sejarahnya erwan dari resep bapaknya:  thx

oiya tambah susu kambing juga bagus...


jadi sinshe karena mimpi sang guru

Banyak jalan dan cara untuk melawan penyakit. Bisa lewat medis, pengobatan
alternatif dengan berbagai ramuan alami, relaksasi, atau melalui kekuatan
doa. Tapi kata kunci dari semua itu adalah yakin, pasrah, dan mau
menjalankannya.
Kata kunci itulah yang selalu didengungkan Eep Rusmawan kepada para
paseinnya yang datang berobat kepadanya. Setiap kali seseorang minta obat
kepadanya, Eep yang dikenal piawai meramu aneka tumbuhan alam menjadi
berbagai macam obat ini, selalu meminta orang tersebut agar yakin bisa
sembuh dan mau menuruti nasehatnya.

Selama ini laki-laki yang berasal dari Jl. Cikole, Kecamatan Wanareja,
sekitar 12 km dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu sudah banyak membantu
penderita penyakit lever, hepatitis, dan beragam penyakit kanker. Dia
mengandalkan racikan tanaman obat yang diolahnya menjadi kapsul. Bisa
dikatakan Eep adalah salah seorang penemu obat anti lever dan lainnya
sebagai obat alternatif.

Sejak 1980-an dia membuka praktik pengobatan alternative di kampungnya, dan
hingga kini sudah ribuan orang dibantunya, serta berhasil sembuh. Bahkan Eep
buka di Jakarta yang saat ini diteruskan oleh salah seorang anaknya, Erwan
Rustiawan.

Bahan baku yang dipakainya a.l. hua qi shen dan yosam berupa umbi-umbian,
ginseng dan Korea, tung tjung tjaw, niu huang, ling zhi dari China, dan
lainnya yang dominan impor (60%). Semua bahan tersebut diraciknya sendiri
sesuai dengan formula yang dibutuhkan.

Gara-gara buku

Bagaimana Eep bisa menjadi seorang sinshe? &quot;Ceritanya panjang. Dulu ketika
masih kecil, saya diajak ayah jalan-jalan ke Pasar Ikan di Jakarta Utara.
Sewaktu melewati tumpukan sampah, saya melihat ada buku kecil warna merah
dan langsung diambil. Sama ayah disuruh buang, tapi saya umpetin,&quot; tutur
ayah tiga orang anak ini.

Eep adalah anak keenam dari sembilan bersaudara. Oleh ayahnya, Eep kecil
dititipkan kepada seorang sinshe di Jakarta, yang dipanggilnya sebagai Papa
Yu Cheng Hoo yang tak punya anak.

Setelah tamat SMA, Eep lalu diangkat anak oleh Yu Cheng Hoo. Suatu malam
ayah angkatnya itu bermimpi bahwa Eep akan menjadi seorang tabib yang andal.

&quot;Papa cerita sama saya tentang mimpinya itu. Lalu dia Tanya, apakah saya
punya sesuatu. Saya jadi ingat dengan buku kecil bersampul merah yang saya
pungut dari tempat sampah dulu. Kemudian saya pulang kampong dan
mengambilnya, untuk masih saya simpan,&quot; ceritanya.

Ternyata buka kecil tersebut berisi berbagai resep racikan obat-obatan China
kuno dalam bahasa kanji. Sinshe Yu Cheng Hoo mengerti apa yang tertulis
dalam buku itu, kemudian dia terjemahkan. &quot;Apa yang ada dalam buku itu lalu
kami pelajari. Menurut almarhum Papa, ilmu sinshe dari buku itu sangat
bagus. Lalu dia mengajari saya meracik obat-obatan yang memadukan ilmunya
sendiri dengan ilmu dari buku,&quot; tutur Eep yang bercita-cita menjadi dokter
ini.

Setelah ayah angkatnya wafat tahun 1980, Eep pun melayani sendiri pasien
sinshe Yo Cheng Hoo. Dia juga meramu sendiri obat-obatannya, dan mengolahnya
menjadi kapsul agar lebih praktis.

Laki-laki kelahiran Garut 60 tahun lalu ini, berhasil membuat sejumlah
ramuan yang berkhasiat melawan berbagai penyakit. Hasil racikannya itu
banyak pula diteliti oleh pakar shinse baik dari Indonesia maupun dari luar
negeri.

Formula-formula dari hasil penelitian yang dilakukannya selama kurun waktu
1960-1980-an itu, kata Eep, telah membuat kagum Prof. Dr. Hideji Itokawa
dari Tokyo College of Pharmacy. &quot;Obat lever dan kanker hasil racikan saya,
kata Prof. Itokawa, secara medik dapat dipertanggungjawabkan,&quot; ujar Eep di
tempat praktiknya di Johar Baru V/14, Jakarta Pusat.

Ramuan tersebut terdiri dari puluhan jenis tumbuh-tumbuhan seperti akar dan
daun. Semua bahan tersebut diraciknya sendiri sesuai dengan formula yang
dibutuhkan.

Eep menuturkan bahwa Prof. Itokawa sendiri selama ini secara
berkesinambungan tetap meneliti berbagai jenis tumbuh-tumbuhan berkhasiat
untuk melawan penyakit lever dan kanker.

Terapi yang selama ini dijalankan Eep, walau menggunakan ramuan tradisional,
namun dalam menentukan jenis dan kadar obat yang akan diberikannya kepada
pasien, ia berpatokan pada hasil tes laboratorium pasien.

&quot;Hasil tes laboratorium mutlak diperlukan. Sebab, itu adalah hal penting
yang menjadi pegangan saya dalam menentukan obat dan ramuan apa yang akan
saya berikan kepada pasien,&quot; ujarnya.

Kini selain dikenal sebagai ahli pengobatan penyakit lever dan kanker,
karena memang banyak orang yang menderita kedua penyakit tersebut berhasil
disembuhkannya, Eep pun telah menyiapkan generasi penerusnya. Dua ornag
anaknya Eva Rusmayanti dan Erwan Rustiawan, selama 10 tahun terakhir ini
ikut meramu dan meracik obat.

&quot;Karena banyak permintaan dari pasien di Jakarta, akhirnya saya buka di
Johar Baru bersama Erwan, setiap hari jam 09.00-14.00 kecuali Rabu dan Kamis
tutup. Sedangkan di Garut ditangani oleh putri saya Eva,&quot; katanya.

Eep mengaku pengobatan yang dijalankannya selama ini sebenarnya lebih
didasari aspek sosial dan kemanusiaan. &quot;Tujuan saya yang lebih prinsip
adalah agar hasil penelitian saya ini benar-benar bisa dimanfaatkan untuk
kepentingan umat,&quot; ungkapnya serius.

Dia dan anak-anaknya berupaya membantu orang banyak untuk melepaskan diri
berbagai penyakit. Tujuannya adalah agar semua orang jadi sehat dan bahagia.
(yr)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya cuma berbagi siapa tahu jodoh&#8230;saya pasien juga hep c pula&#8230;</p>
<p>coba d telp ke pak erwan : 081315333013</p>
<p>memang agak mahal karena obat herbalnya campuran bahan tumbuhan impor dr cina&#8230;.</p>
<p>saya mau update bahwa sgpt sgot saya mendekati normal, dari 198 dan 210 </p>
<p>quantitatif hcv 114 dari 234 selama 1 tahun pengobatan sama pak erwan<br />
memang logikanya herbal gak direct langsung nyembuhin tapi perlahan&#8230;.<br />
saya masih buruk pola hidupnya sering begadang itu yang memperlambat saya untuk cepat sembuh</p>
<p>dan satu lagi erwan banyak dikasih hadiah2 karena pasiennya sembuh&#8230;.<br />
aku gak tau hadiahnya apa &#8230;yang jelas aku banyak kemajuan yg tadinya cepet lemes sekarang nggak&#8230;mual enggak, dan badan fit banget&#8230;.<br />
sekali minum 4 kapsul x 3 sehari</p>
<p>siapa tahu berguna, gak ada salahnya ikhtiar dengan ngobrol2 dulu atau konsul, gak berobat gakpapa, untuk motivasi juga bahwa hepc bisa dirawat&#8230;walau penyembuhan jelas lama kata erwan&#8230;</p>
<p>ini cerita tentang sejarahnya erwan dari resep bapaknya:  thx</p>
<p>oiya tambah susu kambing juga bagus&#8230;</p>
<p>jadi sinshe karena mimpi sang guru</p>
<p>Banyak jalan dan cara untuk melawan penyakit. Bisa lewat medis, pengobatan<br />
alternatif dengan berbagai ramuan alami, relaksasi, atau melalui kekuatan<br />
doa. Tapi kata kunci dari semua itu adalah yakin, pasrah, dan mau<br />
menjalankannya.<br />
Kata kunci itulah yang selalu didengungkan Eep Rusmawan kepada para<br />
paseinnya yang datang berobat kepadanya. Setiap kali seseorang minta obat<br />
kepadanya, Eep yang dikenal piawai meramu aneka tumbuhan alam menjadi<br />
berbagai macam obat ini, selalu meminta orang tersebut agar yakin bisa<br />
sembuh dan mau menuruti nasehatnya.</p>
<p>Selama ini laki-laki yang berasal dari Jl. Cikole, Kecamatan Wanareja,<br />
sekitar 12 km dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu sudah banyak membantu<br />
penderita penyakit lever, hepatitis, dan beragam penyakit kanker. Dia<br />
mengandalkan racikan tanaman obat yang diolahnya menjadi kapsul. Bisa<br />
dikatakan Eep adalah salah seorang penemu obat anti lever dan lainnya<br />
sebagai obat alternatif.</p>
<p>Sejak 1980-an dia membuka praktik pengobatan alternative di kampungnya, dan<br />
hingga kini sudah ribuan orang dibantunya, serta berhasil sembuh. Bahkan Eep<br />
buka di Jakarta yang saat ini diteruskan oleh salah seorang anaknya, Erwan<br />
Rustiawan.</p>
<p>Bahan baku yang dipakainya a.l. hua qi shen dan yosam berupa umbi-umbian,<br />
ginseng dan Korea, tung tjung tjaw, niu huang, ling zhi dari China, dan<br />
lainnya yang dominan impor (60%). Semua bahan tersebut diraciknya sendiri<br />
sesuai dengan formula yang dibutuhkan.</p>
<p>Gara-gara buku</p>
<p>Bagaimana Eep bisa menjadi seorang sinshe? &#8220;Ceritanya panjang. Dulu ketika<br />
masih kecil, saya diajak ayah jalan-jalan ke Pasar Ikan di Jakarta Utara.<br />
Sewaktu melewati tumpukan sampah, saya melihat ada buku kecil warna merah<br />
dan langsung diambil. Sama ayah disuruh buang, tapi saya umpetin,&#8221; tutur<br />
ayah tiga orang anak ini.</p>
<p>Eep adalah anak keenam dari sembilan bersaudara. Oleh ayahnya, Eep kecil<br />
dititipkan kepada seorang sinshe di Jakarta, yang dipanggilnya sebagai Papa<br />
Yu Cheng Hoo yang tak punya anak.</p>
<p>Setelah tamat SMA, Eep lalu diangkat anak oleh Yu Cheng Hoo. Suatu malam<br />
ayah angkatnya itu bermimpi bahwa Eep akan menjadi seorang tabib yang andal.</p>
<p>&#8220;Papa cerita sama saya tentang mimpinya itu. Lalu dia Tanya, apakah saya<br />
punya sesuatu. Saya jadi ingat dengan buku kecil bersampul merah yang saya<br />
pungut dari tempat sampah dulu. Kemudian saya pulang kampong dan<br />
mengambilnya, untuk masih saya simpan,&#8221; ceritanya.</p>
<p>Ternyata buka kecil tersebut berisi berbagai resep racikan obat-obatan China<br />
kuno dalam bahasa kanji. Sinshe Yu Cheng Hoo mengerti apa yang tertulis<br />
dalam buku itu, kemudian dia terjemahkan. &#8220;Apa yang ada dalam buku itu lalu<br />
kami pelajari. Menurut almarhum Papa, ilmu sinshe dari buku itu sangat<br />
bagus. Lalu dia mengajari saya meracik obat-obatan yang memadukan ilmunya<br />
sendiri dengan ilmu dari buku,&#8221; tutur Eep yang bercita-cita menjadi dokter<br />
ini.</p>
<p>Setelah ayah angkatnya wafat tahun 1980, Eep pun melayani sendiri pasien<br />
sinshe Yo Cheng Hoo. Dia juga meramu sendiri obat-obatannya, dan mengolahnya<br />
menjadi kapsul agar lebih praktis.</p>
<p>Laki-laki kelahiran Garut 60 tahun lalu ini, berhasil membuat sejumlah<br />
ramuan yang berkhasiat melawan berbagai penyakit. Hasil racikannya itu<br />
banyak pula diteliti oleh pakar shinse baik dari Indonesia maupun dari luar<br />
negeri.</p>
<p>Formula-formula dari hasil penelitian yang dilakukannya selama kurun waktu<br />
1960-1980-an itu, kata Eep, telah membuat kagum Prof. Dr. Hideji Itokawa<br />
dari Tokyo College of Pharmacy. &#8220;Obat lever dan kanker hasil racikan saya,<br />
kata Prof. Itokawa, secara medik dapat dipertanggungjawabkan,&#8221; ujar Eep di<br />
tempat praktiknya di Johar Baru V/14, Jakarta Pusat.</p>
<p>Ramuan tersebut terdiri dari puluhan jenis tumbuh-tumbuhan seperti akar dan<br />
daun. Semua bahan tersebut diraciknya sendiri sesuai dengan formula yang<br />
dibutuhkan.</p>
<p>Eep menuturkan bahwa Prof. Itokawa sendiri selama ini secara<br />
berkesinambungan tetap meneliti berbagai jenis tumbuh-tumbuhan berkhasiat<br />
untuk melawan penyakit lever dan kanker.</p>
<p>Terapi yang selama ini dijalankan Eep, walau menggunakan ramuan tradisional,<br />
namun dalam menentukan jenis dan kadar obat yang akan diberikannya kepada<br />
pasien, ia berpatokan pada hasil tes laboratorium pasien.</p>
<p>&#8220;Hasil tes laboratorium mutlak diperlukan. Sebab, itu adalah hal penting<br />
yang menjadi pegangan saya dalam menentukan obat dan ramuan apa yang akan<br />
saya berikan kepada pasien,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kini selain dikenal sebagai ahli pengobatan penyakit lever dan kanker,<br />
karena memang banyak orang yang menderita kedua penyakit tersebut berhasil<br />
disembuhkannya, Eep pun telah menyiapkan generasi penerusnya. Dua ornag<br />
anaknya Eva Rusmayanti dan Erwan Rustiawan, selama 10 tahun terakhir ini<br />
ikut meramu dan meracik obat.</p>
<p>&#8220;Karena banyak permintaan dari pasien di Jakarta, akhirnya saya buka di<br />
Johar Baru bersama Erwan, setiap hari jam 09.00-14.00 kecuali Rabu dan Kamis<br />
tutup. Sedangkan di Garut ditangani oleh putri saya Eva,&#8221; katanya.</p>
<p>Eep mengaku pengobatan yang dijalankannya selama ini sebenarnya lebih<br />
didasari aspek sosial dan kemanusiaan. &#8220;Tujuan saya yang lebih prinsip<br />
adalah agar hasil penelitian saya ini benar-benar bisa dimanfaatkan untuk<br />
kepentingan umat,&#8221; ungkapnya serius.</p>
<p>Dia dan anak-anaknya berupaya membantu orang banyak untuk melepaskan diri<br />
berbagai penyakit. Tujuannya adalah agar semua orang jadi sehat dan bahagia.<br />
(yr)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
